Senin, 28 Desember 2009

Es Krim Kati...uenak lho........




Kategori Masakan : Minuman

Bahan-Bahan :
150 gram kelapa setengah tutup
600 ml santan, dari 2 butir kelapa
200 gram gula pasir
1 sendok teh garam
1 sendok teh vanili
l0 gram jeli/gelatin
300 ml air panas

Cara Mengolah :

1. Buang kulit kelapa, parut memanjang, sisihkan.
2. Masak santan, gula, garam dan vanili sambil diaduk-aduk.
3. Setelah mendidih, masukkan kelapa parut, aduk, angkat.
4. Larutkan gelatin dalam air panas, lalu campurkan ke dalam adonan santan. Aduk rata dan dinginkan.
5. Masukkan ke dalam alat pembuat es krim, proses selama 15 menit.
6. Simpan dalam freezer.

Cara lain (Alternatif jika anda tidak memiliki alat pembuat es krim):
1. Tempatkan adonan dalam wadah
2. Masukkan ke dalam freezer.
3. Setelah adonan setengah keras, keluarkan dan haluskan dengan mikser.
4. Masukkan kembali ke dalam freezer.
5. Lakukan dua kali lagi agar es krim halus dan lembut.

Jumat, 11 Desember 2009

Es Dawet Warna-Warni


Es Cendol Pandan Seger Lho.....

  • 200 g tepung beras
  • 25 g tepung tapioka
  • 2 sdm air kapur sirih
  • 1 sdt garam
  • 100 liter air + pandan paste secukupnya
  • 600 ml air mendidih
  • air es secukupnya
    Simpan sebagai Konsep

Cara Membuat:

  • Campur tepung, air kapur sirih, garam, air larutan pandan paste, aduk rata
  • Larutkan dalam air mendidih, aduk cepat hingga mengental dan matang
  • Tuang pada cetakan, cetak kedalam baskom berisi air es
  • Saring, bilas, letakaan pada mangkuk

Cendol Cocopandan

  • 120 g tepung kacang hijau/hunkwee
  • 1 sdm tepung tapioka
  • 200 ml air + cocopandan paste secukupnya
  • 50 g gula pasir
  • 600 ml air mendidih
  • 1/2 cup air kapur sirih campur dengan air es di baskom

Cara Membuat

  • Campur tepung, beri larutan air cocopandan, aduk rata
  • Larutkan gula pasir dalam air mendidih
  • Masukkan larutan tepung, aduk cepat hingga mengental dan meletup-letup
  • Matikan api, biarkan agak dingin 5 menit max.
  • Tuang pada cetakan diatas air es+kapur sirih didalam baskom
  • Saring, bilas, letakan pada mangkuk terpisah

Santan:

  • Didihkan santan dengan sejumput garam dan 1 lembar daun pandan

Kinca

  • Didihkan 1 lembar daun pandan, gula merah, gula pasir, masak hingga larut, saring

Penyajian

  • Taruh cendol warna-warni dalam gelas saji, beri kinca dan santan, sajikan dingin (dengan es batu)

Cara Membuat Dodol Garut


Bahan :

  • 1/2 kg tepung ketan
  • 1 kg gula jawa
  • Santan cair dan kental dari 3 kelapa

Cara membuat :

  • Tepung diadoni dengan santan cair dan sediit garam. Lallu dibubur sampai matang.
  • Gulanya digodok dengan sedikit santan sampai hancur.saring lalu masukkankedalam adonan ketan yang telah matang. Aduk2 terus.
  • Santan kental dicampurkan sekalian dengan di aduk2 terus sampai kental dan keluar minyaknya.
  • Tuang kertas roti yang sudha dipulas dengan minyak. Jika sudah kaku di potong2 , lalu di bungkus dengan kertas minyak.

GUDEG YOGYA


Gudeg Yogya

Bahan :

1 kg nangka yg sedang tuanya (tidak terlalu muda dan tdk terlalu tua), potong-potong (echa: 3 kaleng)
12 btr telur rebus utuh (kupas kulitnya kalau ingin bumbunya lebih meresap)
1000 cc air kelapa (echa: nggak pakai, tapi pakai 1 sdt cuka)
8 – 10 lbr daun salam
5 – 8 iris lengkuas ½ x 8cm yg diiris menurut panjangnya
200 gr gula merah, iris halus
2000 cc santan dari 1 butir kelapa (echa: 1 liter santan kotak)

Haluskan :
12 btr bawang merah
12 siung bawang putih
1 sdt ketumbar (echa: 1 sdm)
2 sdm garam (echa: 3 sdt)

Cara Membuat :
Tahap I

  1. Karena memasaknya butuh waktu lama dan sampai cairannya mengering, maka gunakanlah panci beralas tebal.
  2. Tata daun salam menutupi dasar panci, tata juga diatasnya irisan lengkuas (selain sebagai penyedap, juga berfungsi sebagai alas masakan ini agar tidak hangus).
  3. Campur bumbu halus dengan 500 cc air kelapa, aduk rata.
  4. Masukkan berturut turut potongan nangka muda, telur rebus, gula merah, siram bumbu halus yang dicairkan dengan air kelapa.
  5. Tambahkan air kelapa secukupnya sebatas tinggi nangka + telur tadi agar terenda.
  6. Tutup panci rapat-rapat, masak diatas api sedang , tanpa dibuka tutupnya sekalipun selama kira-kira 2 jam.

Tahap II

  1. Setelah 2 jam lihat apakah airnya sudah tinggal sedikit, angkat dulu telurnya dan sisihkan sementara agar tidak hancur.
  2. Masukkan santan, aduk-aduk dengan sendok kayu sambil menghancurkan potongan nangka (jaga jangan sampai daun salam dan lengkuasnya terangkat . Pada tahap ini volume nangka menjadi kurleb separonya.
  3. Masukkan kembali telurnya sampai sedikit terkubur dalam nangka.
  4. Masak lagi dengan api kecil selama minimal 3 jam.
  5. Aduk sesekali sampai santan habis.
  6. Pada tahap II ini biasanya memasak sampai 7 jam pake kompor listrik dengan pengaturan api 1/2nya atau 300w agar terjaga kestabilan apinya, karena kalau pakai kompor gas, apinya suka mati karena diatur kecil sekali.
  7. Hasilnya gudeg cantik berwarna coklat kemerahan dengan cairan yang sedikit dan kental.
  8. Siramkan areh/ kuah opor ayam kental diatas gudeg nangka ini secukupnya pada saat dihidangkan.

Cara Membuat versi Echa (dengan panci tekan dan nangka kaleng):

  1. Susun daun salam di panci tekan.
  2. Susun lengkuas.
  3. Masukkan nangka kaleng yang sudah dipotong-potong.
  4. Tambahkan telur rebus yang sudah digurat-gurat dengan pisau.
  5. Masukkan gula merah iris
  6. Campur bumbu halus, garam, cuka, dan santan. Aduk rata, tuang ke dalam panci.
  7. Tutup panci dan jerang di atas kompor. Masak seperti ketika memasak daging dengan panci tekan.
  8. Setelah itu kecilkan kompor (Untuk kompor listrik yang biasa di pakai di Jerman, saya setel di nomor 1)
  9. Masak kira-kira 1 jam. Matikan kompor. Dan tunggu sampai panci bisa dibuka
  10. Angkat telur. Dengan tutup terbuka, panaskan lagi gudeg dengan api besar hingga air agak susut. Sesekali tekan-tekan nangka agar hancur.
  11. Masukkan kembali telur. Tutup panci, dan masak kembali dengan api kecil selama kurang lebih 1 jam.

Pelengkap Gudeg: Bumbu Areh, Opor Ayam & Tahu, Sambal Goreng Krecek
Bumbu Areh

gunakan kuah opor ayam tahu yang sedap dan yang jumlah santannya dilebihkan dan kental, karena areh tradisionalnya
hanya santan yang cuma dibubuhi garam dan daun salam aja.

OPOR AYAM TAHU

Bahan :
2 ekor ayam, potong 8, goreng setengah matang
4 buah tahu putih besar, potong 4, goreng
2250 cc santan dari 3 butir kelapa ( pisahkan kental dan encer )
4 sdt gula merah
3 btg serai, memarkan
6 lbr daun jeruk purut
minyak goreng untuk menumis

Haluskan :
18 btr bawang merah
18 siung bawang putih
15 btr kemiri sangrai
1 sdt ketumbar sangrai
1 ½ sdt jintan sangria
3 cm langkuas
5 sdt garam

Cara Membuat :

  1. Tumis bumbu yang dihaluskan sampai harum, tuangi santan cair.
  2. Masukkan gula, serai, daun jeruk purut, didihkan.
  3. Masukkan ayam dan tahu yang telah digoreng sampai kuah tinggal setengah.
  4. Masukkan santan kental, timba-timba agar santan tidak pecah.
  5. Masak terus sampai santan agak mengental

SAMBAL GORENG KRECEK

Bahan :
300 gr krupuk krecek khusus masakan (kalau yg untuk dimakan langsung sering hancur bila dimasak )
200 gr kacang tolo
50 gr cabe rawit besar warna merah, kuning dan hijau ( jumlah bisa disesuaikan dgn selera )
1 sdt asam
2 ltr santan dari 1 butir kelapa ( pisahkan yang kentalnya )
3 lbr daun salam
6 cm lengkuas, memarkan
100 gr cabe merah besar, rebus, blender halus
100 cc minyak goreng
garam secukupnya
gula merah secukupnya

Haluskan :
12 btr bawang merah
12 siung bawang putih

Cara Membuat :

  1. Cuci kacang tolo sampai bersih, tiriskan dan masukkan dalam air mendidih dipanci hingga terendam kurleb 5 cm diatasnya. Diamkan selama 2 jam, hingga kacang mengembang.
  2. Rebus kembali, didihkan selama kurang lebih 10 menit (tambahkan airnya hingga tetap terendam air 5 cm diatasnya).
  3. Tiriskan dan bilas dengan menyiramkan air sampai bilasannya jernih.
  4. Rendam krecek dgn air biasa hingga lunak, peras dengan kedua telapak tangan saling menggengam agar krecek tidak hancur. Bilas dan peras lagi beberapa kali dengan cara yang sama, sampai keluar semua minyak yang coklat kehitaman dan airnya jernih.
  5. Tumis cabe merah halus dengan 100 cc minyak goreng, hingga minyaknya keluar dan berwarna merah menyala, sisihkan.
  6. Tumis bumbu yang dihaluskan dengan sedikit sisa minyak tumisan cabe sampai harum, masukkan serai, daun jeruk purut.
  7. Tuangi santan cair, didihkan, bubuhi garam dan gula.
  8. Masukkan Kacang Tolo, masak sampai matang, kemudian masukkan kreceknya dan santan kental.
  9. Timba-timba agar santan tidak pecah , setelah agak mengental masukkan cabe rawit.
  10. Masak terus sampai kuah mengental, dan minyak berwarna merah cerah mengambang dipermukaan.

Catatan:

‘Ampas gudeg’ yang berupa salam, laos dan sedikit gosongan nangka berbumbu bisa dipakai untuk membuat telur pindang susulan. Tambahkan air/santan encer, garam dan gula secukupnya sampai telur rebus yg diretakkan kulitnya terendam. Masak lagi sampai kulit telur coklat, dan bumbu meresap.